Dalam tradisi musik Islami di Nusantara, terdapat dua jenis formasi rebana yang paling populer digunakan oleh grup sholawat, yaitu Set Hadroh Habsyi (Habib Syech) dan Set Rebana Al-Banjari. Keduanya memiliki keunikan tersendiri baik dari jumlah instrumen maupun teknik pukulannya.
Karakteristik Set Hadroh Habsyi
Formasi Hadroh Habsyi terdiri dari 9 komponen lengkap yang menggabungkan terbang hadroh (4 buah) dengan bass mika, darbuka, tam, dan sepasang keprak. Perpaduan kulit dan mika menghasilkan aransemen musik yang semarak dan dinamis untuk mengiringi majelis sholawat berjamaah.
Karakteristik Set Rebana Al-Banjari
Berbeda dengan Habsyi, formasi Rebana Al-Banjari yang berkembang pesat di Jawa Timur dan Kalimantan umumnya terdiri dari 4 buah terbang banjari dan 1 buah bass kulit/mika banjari. Fokus utamanya terletak pada harmonisasi jalinan pukulan terbang yang rapat, kompak, dan bertenaga pada festival banjari.



